Iklan

Iklan

Dorong Agen PERISAI Desa Jamin Perlindungan Pekerja, Wabup Tendris: Kehadiran Mereka Sangat Relevan Bagi Sangihe

October 08, 2026, 1:53 PM WIB Last Updated 2026-10-08T05:53:42Z


SANGIHE, Elnusanews – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama BPJS Ketenagakerjaan resmi mengukuhkan 95 Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) Desa. Agenda yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Kamis (8/10/2026).


Langkah strategis ini diambil untuk memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja, khususnya di sektor informal yang tersebar di wilayah pelosok hingga kepulauan.


Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manado / Wilayah Sulawesi Utara, Theresia Wahyu Dianti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Pemkab Sangihe. Ia melaporkan bahwa dari total 145 kampung di Sangihe, saat ini sudah ada 95 Agen PERISAI Desa yang siap bergerak menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan.


"Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang luar biasa dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas PMD, Kejaksaan Negeri, pihak perbankan, hingga para Camat dan Kapitalaung (Kepala Kampung). Bersama-sama kita mengedukasi masyarakat agar negara benar-benar hadir saat risiko kerja terjadi. Target kita adalah meningkatkan perlindungan menuju Universal Coverage Jamsostek agar pekerja semakin produktif, sejahtera, dan bahagia," ujar Theresia.


Dukungan penuh juga datang dari aparat penegak hukum. Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, Kasi Datun Panji Patriatama, SH, menegaskan bahwa kehadiran Korps Adhyaksa bukan sekadar melakukan penegakan hukum pidana atau perdata, melainkan ikut mengawal arah pembangunan daerah. Salah satunya melalui perlindungan jaminan sosial.


"Melalui Agen PERISAI ini, para agen sekalian terlibat langsung untuk menjangkau lini masyarakat yang paling bawah. Baik itu petani, pekebun, nelayan, hingga penambang tradisional," kata Panji.


Ia juga menitipkan pesan tegas dari Kajari Sangihe agar para agen bekerja secara profesional dan menjaga integritas data. "Bekerjalah dengan profesional tanpa memalsukan data. Ini sejalan dengan kebijakan Presiden RI bahwa negara harus hadir sampai ke lapisan masyarakat paling bawah," tambahnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, yang hadir mewakili Bupati, menyatakan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada seluruh pekerja, baik formal maupun informal.


"Kondisi geografis Sangihe sebagai wilayah kepulauan memang menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas akses pelayanan. Oleh karena itu, kehadiran Agen PERISAI Desa ini adalah langkah strategis yang sangat relevan. Informasi dan pelayanan kini menjadi lebih dekat, mudah dijangkau, dan dipahami oleh masyarakat desa," ungkap Wabup Tendris.


Ia berharap para agen yang baru dikukuhkan tidak hanya sekadar menjadi penyambung informasi, tetapi menjadi mitra aktif pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat.


"Petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja konstruksi, hingga perangkat desa adalah motor penggerak pembangunan daerah yang wajib dilindungi. Mari kita perkuat sinergi ini. Pekerja terlindungi, keluarga lebih tenang, dan pembangunan daerah akan semakin kuat," tegas Wabup.


Setelah prosesi pengukuhan selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pembekalan Bimbingan Teknis kepada 95 agen. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dr. Femmy Montang, beserta jajaran, serta perwakilan dari pihak perbankan terkait.


(OpMud)


697 dilihat
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dorong Agen PERISAI Desa Jamin Perlindungan Pekerja, Wabup Tendris: Kehadiran Mereka Sangat Relevan Bagi Sangihe

Terkini

Topik Populer

Iklan