Iklan

Iklan

SBANL Minta Perhatian MenPar Terkait Pengembangan Pariwisata di Sulut

January 30, 2017, 7:25 PM WIB Last Updated 2017-01-30T11:25:02Z
JAKARTA,Elnusanews - Sebagai representasi daerah dan rakyat, maka Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sulawesi Utara Ir Stefanus BAN Liow terus memperjuangkan aspirasi dan kepetingan daerahnya.

Dalam Raker Komite III DPD RI dengan Menteri Pariwisata RI Dr Ir Arief Yahya, MSc bersama seluruh Jajaran Pejabat Eselon I dan II yang berlangsung di Kompleks Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Senin (30/1), Stefa memintakan perhatian pusat untuk pengembangan pariwisata di Sulut.

"Keseriusan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE serta Bupati/Walikota perlu direspon balik secara positif melalui implimentasi program pengembangan pariwisata, destinasi dan industri parwisata, kelembagaan kepariwisataan," ungkapnya.

Menurut Stefa, karena Bunaken ditetapkan Kementerian Pariwisata RI sebagai destinasi utama yakni destination branding, maka kiranya itu diimplimentasikan tahun 2017 ini.

"Berbicara Bunaken dapat terintegrirasi dengan Pesona Selat Lembeh dan pesona wisata lainnya dikabupaten/kota lain seperti Manado, Minut, Tomohon, Minahasa, Minsel, Nusa Utara," ujarnya.

Stefa mengusulkan pula Sulut memperoleh homestay desa wisata, Manado dapat dijadikan hub untuk KTI dan Cruzz (Kapal Pesiar).

Menanggapi usulan dan permintaan Stefa Senator Indonesia dari Sulut tersebut, maka Menteri Pariwisata RI Dr Arief Yahya mengakui Sulut sebagai salah daerah yang tinggi pertumbuhan dan pengembangan pariwisata. Menurut Arief Yahya, maka pihaknya akan memberikan dan mengfasilitasi untuk Sulut berupa Cruzz (kapal pesiar) dan menjadikan Manado Hub untuk Kawasan Timur Indonesia.

Mendengar tanggapan tersebut, Stefa memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri.

(ROKER)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SBANL Minta Perhatian MenPar Terkait Pengembangan Pariwisata di Sulut

Terkini

Iklan