Iklan

Iklan

Warga Keluhkan Aktifitas Reklamasi "Terus Terang Kami Mandi Abu"

May 29, 2017, 8:45 PM WIB Last Updated 2017-05-29T12:45:55Z

BITUNG, Elnusanews - Aksi para sopir truk pengangkut tanah untuk penimbunan laut (reklamasi) di pantai Kelurahan Girian Bawah Lingkungan 3 Kecamatan Girian, dikeluhkan oleh warga maupun pengendara. Pasalnya, selain merusak jalan, para sopir truck juga melaju serta ugal-ugalan tanpa mempedulikan pengguna jalan lainnya. Seperti yang diakui Natali salah satu warga yang tinggal di wilayah sekitar Ia mengaku sejak aktivitas reklamasi itu berlangsung, ia dan warga lainnya mulai kesulitan jika akan pergi keluar rumah mengendarai sepeda motor hal itu diakibatkan debu yang beterbangan saat truk tersebut lalu lalang "Terus terang, kami mandi abu (debu). Apalagi mereka beraktifitas siang hari, saya sering sesak nafas karena debu yang beterbangan apalagi saat ini warga disini lagi puasa," terangnya, Senin (29/5/2017). Ditambahkan, ia bersama warga lainnya tidak akan mempermasalahkan jika truk ini bisa mematuhi aturan dan menjaga kebersihan. Terpisah Kadis PU Kota Bitung Rudy Thenok sampai berita ini naik publis belum berhasil dimintai tangapan adanya reklamasi tersebut. (Rego)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Warga Keluhkan Aktifitas Reklamasi "Terus Terang Kami Mandi Abu"

Terkini

Iklan