SANGIHE , Elnusanews – Sebanyak 102 peserta dari 20 formasi jabatan resmi menyelesaikan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menutup secara resmi kegiatan yang diselenggarakan di Badan Diklat BPSDM Provinsi Sulawesi Utara tersebut pada Senin (10/08/2026).
Pelaksanaan Latsar ini bertujuan untuk membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai dasar profesi ASN, serta membekali para peserta dengan kompetensi operasional. Hal ini diharapkan agar mereka mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara profesional dan akuntabel, sekaligus menyiapkan mental dan integritas aparatur baru dalam menghadapi tantangan geografis di wilayah kepulauan Sangihe.
Acara penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati , Tendris Bulahari. Seluruh lulusan Latsar ini nantinya akan segera ditempatkan di berbagai perangkat daerah, termasuk di wilayah-wilayah kepulauan dan perbatasan, seperti Kecamatan Kepulauan Marore dan Nusa Tabukan.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa momentum penutupan Latsar ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan sebuah awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Ia menyatakan bahwa mulai hari ini, status para peserta telah berubah sepenuhnya.
"Mulai hari ini, saudara-saudara tidak lagi dikenal sebagai peserta pelatihan, melainkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Di luar sana, masyarakat akan menilai saudara dari integritas, kompetensi, dan kualitas pelayanan yang diberikan," ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berpesan agar core values ASN 'BerAKHLAK', wawasan kebangsaan, serta hasil habituasi dan aktualisasi yang didapatkan selama masa Latsar tidak sekadar menjadi teori, melainkan wajib diterapkan di tempat kerja masing-masing.
Mengingat karakter geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe yang cukup menantang—terbentang di 144 pulau—ia mengingatkan bahwa komitmen mengabdi sebagai ASN Sangihe berarti harus siap hadir dan melayani hingga ke wilayah-wilayah kepulauan terluar.
Langkah ini juga sejalan dengan visi daerah yang diusung, yakni "Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya". Dalam mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kini tengah memprioritaskan reformasi birokrasi dan transformasi digital. Peluang ini dinilai sangat terbuka lebar karena sebagian besar peserta Latsar kali ini memiliki latar belakang kompetensi yang kuat di bidang teknologi informasi.
Di akhir sambutannya, Bupati Michael Thungari menitipkan pesan kuat kepada seluruh ASN baru tersebut. Ia meminta mereka untuk selalu menjaga integritas, tidak pernah berhenti belajar, aktif membangun kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi demi menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan transparan. ASN Sangihe dituntut untuk selalu mengabdi dengan sepenuh hati demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang lebih baik.
(OpMud)
697 dilihat
